Rabu, 15 Mei 2013

Paradigma Kekecewaan

Tarik nafas, Tahan... , Keluarkan perlahan...

Semburat senyum tersungging di sudut bibir.
Memainkan peran sebagai manusia ceria.
Sebabnya karena dunia enggan menunggu kesedihan.
Dunia tersaji dengan kemasan yang sempurna.

Kalanya lelah menyergap karena berusaha sempurna
Namun selalu terdapat hambatan
Kecewa hinggap
Namun tetap tersenyum

Lambat senja menutup kilauan bintang
Kecewa hadir pada sang matahari
Namun semuanya harus berjalan
Dan matahari harus tetap bersinar



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

the borderline.

have you ever laughed so loud then after the seconds, you felt sad as if you never laugh before? have you ever cried intensively then once...