Dibawah jalanan yang
sepi, langkahku terhenti
Lemas sekali tungkai
kakiku hingga rasanya tak dapat lagi melangkah
Ini terlalu berat,
Tuhan
Sangat berat bahkan
seakan tak bisa lagi ditahan
Dan tak dapat dibagi
pada siapapun
Mengapa Engkau beri
keinginan ini dan mengabulkannya?
Justru rasa sakit
ini makin menjadi bahkan lebih sakit daripada ketika Engkau tak mengabulkannya
Lagi-lagi ku
mengeluh, bukannya berterimakasih
Manusia macamku ini
memang seharusnya tak Kau kasihi
Tak seharusnya Kau
kabulkan keinginannya yang bahkan sangat mustahil
Meski bagiMu tak ada
yang mustahil
Maafkan aku, Tuhan
Aku memang kurang
bahkan sangat kurang religius
Tetapi aku sangat
berterimakasih dan begitu teramat terharu ketika Kau mengabulkan mimpi yang
bahkan sampai detik ini begitu sulit ku pertanggungjawabkan
Langkah ini mulai
goyah dan terkulai
Sudahlah, berhenti
menjadi manusia paling menderita di dunia ini
Semua pasti
mempunyai kesulitan sendiri yang tak semua orang tahu
Semua pasti
mempunyai rasa sakit sendiri yang disembunyikan
Lalu, kebiasaan
burukmu datang
Lari..
Ya, lari dan
bersembunyi bukannya menyelesaikan
Tetapi ku terlalu
lelah untuk terus berpikir solusi ini
sendiri
Aku ingin bercerita
tetapi kepada siapa
Hanya kepada tulisan
ini ku begitu jujur
Tak semua bisa ku
tertawakan dan bersikap tak terjadi apa-apa
Namun saat sendiri,
semua sakit ini menyerang secara brutal tanpa bisa ku tahan
Tuhan, kembali ku
memanggil-Mu
Mudahkanlah jalan
ini, Tuhan
Mimpi yang
menyakitkan yang telah Kau kabulkan, aku mohon jangan terlalu dipersulit bahkan
aku teramat takut kehilangan akal dan lari dari semua ini
Ini begitu indah,
Tuhan, ini adalah keinginan ku terdalam yang begitu indah kau kabulkan
Mungkin permintaanku
ini terlalu kurang ajar, setelah Kau begitu baik hati mengabulkannya dan
sekarang aku meminta jangan dipersulit
Maafkan aku, Tuhan,
aku sungguh tak ingin menyerah
Aku tak tahu batas
ini sampai mana aku dapat bertahan
Dan aku tak bisa
mengubur mimpi yang sudah kadung ku jalani
Aku tak dapat
mundur, Tuhan
Ku lebih rela mati
jika memang ini tak dapat dilanjutkan
Biarlah ku dikatakan
pecundang, setidaknya ku pernah sangat berjuang bahkan hingga ku menyampingkan
rasa malu dan digdaya yang selama ini ku pegang
Tetapi itu dosa
besar, dan tak termaafkan oleh-Mu
Maka,
Jika memang batas
ini sudah sampai akhir yang tak bisa ditahan
Hentikan detak ini,
dan berikan kepada mereka yang yang masih ingin bertahan dan bertanggung jawab
pada mimpinya yang indah
Aku tak apa-apa,
dengan-Mu sudah mengabulkannya aku sudah sangat bahagia
Meski tak dapat
sampai akhir ku bahagia, tetapi akan selalu aku ingat kebahagiaan ini
Namun,
Jika masih ada
harapan, maka permudahlah, Tuhan
Lihat, bahkan sampai
titik keputusasaan ini, aku masih berharap
dan tetap berjuang demi mimpi yang menyakitkan ini, mimpi yang sangat
sakit namun menyimpan sejuta kebahagiaan.