Jumat, 31 Juli 2015

Kenyataan Sebaliknya

"....menangislah bila harus menangis karena kita semua manusia... manusia bisa terluka, manusia pasti menangis, dan manusia pun bisa mengambil hikmah.."

Ya, itu adalah sebait dari lagu Dewa. Lagu yang sangat "manusia banget".
Wajar kan jika manusia bersedih dengan berbagai alasan yang membuat dia terpaksa meneteskan airmata, tetapi tidak semua itu bisa diungkapkan dengan kata-kata, dengan tindakan, atau tergantikan dengan raut wajah sedih.
Adakalanya dibiarkan terbalik.

tersenyum dalam hati menangis...
Ya, itu penggalan dari lagu Agnes Monica.
Biarkan orang lain tahunya bahwa hidup kita hanya penuh tawa dan bahagia, mereka tak perlu tahu kesedihan kita yang sebenarnya, karena apa? Mereka telah terlalu sibuk dengan masalah mereka masing-masing tanpa mau harus terbebani dengan hidup kita meskipun labeling-nya curhat.

Hingga kenyataan pun sebaliknya.
Ada, "Ngga kok, aku ngga apa-apa." di balik, "Aku baik-baik saja kok"
Ada, "Aku bahagia kok :)" dibalik, "Aku sedih, rasanya ingin menangis"
Ada, "hehehe, hahaha" dibalik, "hiks...hiks...huaaaa.."

Itu munafik.
Hm..ada yang menyebutkannya seperti itu, namun jika terlalu jujur maka orang akan mudah stereotype bahwa dia itu tukang galau, cengeng, cemen, memble, rapuh, lemah, tak berdaya, dan segala macam cap yang menyatakan dirinya selalu dengan mudahnya nelangsa.
Hingga akhirnya menjadi pura-pura kuat, pura-pura bahagia, dan pura-pura tak terjadi apa-apa.
Untuk menjadi apa? Untuk menjadi sebenar-benarnya kuat, sebenar-benarnya bahagia, dan sebenar-benarnya biasa aja.

Orang-orang yang berkenyataan sebaliknya ini merupakan golongan orang-orang yang tidak mau orang sekitarnya menjadi awkward karena merasa harus empati terhadap kesedihannya, kenestapaannya, dan kegalauannya. Hingga dijauhi atau merasa harus di-pukpuk.
Biarlah seperti biasa saja, kesedihan ini bisa di-handle kok, dan orang-orang seperti ini tak mau membebani orang lain, yang seperti sudah dijelaskan diatas bahwa orang lain pun punya masalah sendiri.
Balik lagi soal kemunafikan.
Mengapa sih ngga bisa jujur aja kalau sedih? Ngga usah hahaha deh padahal hikshiks!
I'm not a queen of drama, but I'm just ordinary human who not being pitied by others.

Satu hal bahwa orang-orang seperti ini tidak butuh dikasihani, tetapi butuh sendiri, sebab orang-orang seperti ini akan mudah tersenyum, tertawa dengan sendiri, sebab mereka tahu bahwa kesedihan bukan untuk diratapi tapi untuk disyukuri karena Tuhan memberikan kesedihan sebab Tuhan tahu mereka kuat.
 

the borderline.

have you ever laughed so loud then after the seconds, you felt sad as if you never laugh before? have you ever cried intensively then once...